Menganalisis Kerajaan Hindu-Budha



1.  Kutai
Corak ekonomi
Ø  Agraris  (kutai terletak ditepi sungai, sehingga masyarakat melakukan pertanian)
Ø  Maritim (mereka juga banyak yang melakukan perdagangan yang sudah berhubungan dagang degan luas)
Kondisi sosial
Ø  Para masyarakat disekitar kerajaan Kutai mengalami hubungan erat dengan masyarakat luar
Kejayaan
Ø  Dituliskan di Yupa bahwa Raja Mulawarman, Raja yang baik dan kuat yang merupakan anak dari Aswawarman dan merupakan cucu dari Raja Kudungga. Raja Mulawarman telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana
         Keruntuhan
Ø  Kerajaan Kutai berakhir saat Maharaja Dharma Setya tewas dalam peperangan melawan Aji Pangeran Sinupanji yang merupakan Raja dari Kerajaan Kutai Kartanegara. Terdapatnya 2 Kerajaan yang berada di sungai Mahakam tersebut menimbulkan fiksi diantara keduanya
Peristiwa penting
Ø  Mulawarman Raja yang mulia dan terkemuka telah member sedekah 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana di tempat yang sangat suci atau disebut juga Wapakeswara. Sebagai tanda rasa terima kasih dan peringatan mengenai upacara kurban para Brahmana mendirikan sebuah Yupa
2.  Tarumanegara
Corak ekonomi
Ø  Agraris (pertanian adalah mata pencaharian pokok. Maka dari itu, untuk memajukan bidang agraris sang Raja membangun irigasi dengan cara menggali sebuah saluran sepanjang 6.112 tumbak (kurang lebih 11 km)
Ø  Maritim (masyarakat mengadakan hubungan perdagangan dengan Cina&India
Kondisi sosial
Ø  Rakyat Tarumanegara hidup aman dan tentram
Kejayaan
Ø  Raja Purnawarman menggali sungai Candrabaga untuk mangalirkannya kelaut sampai keistana Raja. Raja Purnawarman karena kepandaiannya dan kebijaksanaanya memerintahkan pula menggali sungai yang permai dan berair jernih Gomati namanya
Ø  Raja Purnawarman dikenal sebagai Raja yang gagah,berani. Ia juga dikenal & dekat dengan para Brahmana, Pangeran & rakyat. Ia Raja yang jujur,adil & arif
  Keruntuhan
Ø  Raja Linggawarman memiliki 2 orang putrid yang bernama Dewi Manasih yang sudah menikah dengan Tarusbawa & Sobakencana yang kemudian menjadi istri Dapunta Hyang Sri jayanasa. Kepemimpinan Taruma jatuh saat Tarusbawa, yang  saat itu menjadi pusat Kerajaan Sunda (Kerajaan bawahan Tarumanegara)
Peristiwa penting
Ø  Pada saat Raja Purnawarman menggali sungai Candrabaga
Ø  Setelah penggalian, sang Raja mempersembahkan 1.000 ekor lembu untuk Brahmana
3.  Kalingga
Corak ekonomi
Ø  Agraris (mata pencaharian pokok adalah bertani, karena wilayah kalingga subur untuk pertanian)
Ø  Maritim (selain bidang agraris, penduduk juga melakukan perdagangan)
Kondisi sosial
Ø  Rakyat patuh terhadap semua peraturan yang berlaku karena Ratu Sima memimpin rakyatnya hidup teratur,aman dan sejahtera. Beliau dikenal Raja yang tegas, jujur & sangat bijaksana
Kejayaan
Ø  Kerajaan ini masih belum jelas dan kabur, kebanyakan diperoleh dari sumber catatan Tiongkok, tradisi kisah setempat, dan naskah Carita Parahyangan yang disusun berabad-abad kemudian pada abad ke-16 menyinggung secara singkat mengenai Ratu Shima dan kaitannya dengan Kerajaan Galuh. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui  Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima, yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri, akan dipotong tangannya.
Keruntuhan
Ø  Kerajaan Kalingga mengalami kemunduran, kemungkinan akibat serangan Sriwijaya yang menguasai perdagangan. Serangan tersebut mengakibatkan pemerintahan Kijen menyingkir ke Jawa bagian Timur
Peristiwa penting
Ø  Tradisi yang berlaku di Kerajaan Kalingga yaitu Ratu Sima tidak membedakan antara rakyat dan anggota kerabatnya sendiri
4.  Sriwijaya
Corak ekonomi
Ø  Agraris (mulanya hidup dengan bertani)
Ø  Maritim (karena Sriwijaya terletak di tepi sungai Musi, perdagangan menjadi pesat. Perdagangan kemudian menjadi mata pencaharian pokok)
Kondisi sosial
Ø  Rakyat hidup dengan makmur, karena perdagangan adalah mata pencaharian pokoknya
Kejayaan
Ø  Raja yang terkenal adalah Balaputradewa. Pada masa itu mencapai keemasannya
Keruntuhan
Ø  Kerajaan Sriwijaya makin terderat, karena munculnya Kerajaan besar yang memiliki kepentingan dalam dunia perdagangan. Hal ini juga disebabkan oleh faktor politik & ekonomi
Peristiwa penting
Ø  Raja Dewapala menghadiahkan sebidang tanah kepada Balaputradewa untuk pendirian sebuah asrama bagi siswa yang belajar di
Ø  Mengadakan ekspansi 8 hari dengan membawa 20.000 tentara
5.  Mataram
Corak ekonomi
Ø  Agraris (mata pencaharian adalah pertanian dengan hasil utama padi)
Kondisi sosial
Ø  Rakyat hidup makmur, Di bawah pimpinan Raja Sanjaya kerajaan menjadi aman & tentram
Kejayaan
Ø  Raja Sanjaya adalah Raja yang terkenal yang bersifat arif, adil dalam memerintah , dan memiliki pengetahuan luas
Ø  Raja-Raja Panangkaran dikenal sebagai penakluk yang gagah berani bagi musuh Kerajaan. Daerahnya tambah luas

Keruntuhan
Ø  Tidak memiliki pelabuhan laut sehingga sulit berhubungan dengan Dunia Luar
Ø  Sering dilanda bencana alam oleh letusan gunung Merapi
Ø  Mendapat ancaman serangan dari Kerajaan Sriwijaya
Ø  Kondisi geografis kurang subur
Peristiwa penting
Ø  Sebelum Sanjaya berkuasa terdapat Raja yang berkuasa yaitu Raja Sanna
Ø  Terjadi perpecahan di dalam keluarga Syailendra
6.  Kediri
Corak ekonomi
Ø  Agraris (masyarakat yang hidup di daerah pedalaman bermata pencaharian sebagai petani. Hasil pertanian di daerah pedalaman Kerajaan Kediri sangat melimpah karena didukung oleh kondisi tanah yang subur. Hasil pertanian yang melimpah memberikan kemakmuran bagi rakya)
Ø  Maritim(masyarakat yang berada di daerah pesisir hidup dari perdagangan dan pelayaran. Pada masa itu perdagangan dan pelayaran berkembang pesat. Para pedagang Kediri sudah melakukan hubungan dagang dengan Maluku dan Sriwijaya)
Kondisi sosial
Ø  Perhatian raja terhadap rakyatnya sangat tinggi. Hal itu dibuktikan pada kitab Lubdaka yang berisi tentang kehidupan sosial masyarakat pada saat itu. Tinggi rendahnya martabat seseorang bukan berdasarkan pangkat dan harta bendanya, tetapi berdasarkan moral dan tingkah lakunya. Raja juga sangat menghargai dan menghormati hak-hak rakyatnya. Akibatnya, rakyat dapat leluasa menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari
Kejayaan
Ø  Raja Jayabaya dengan bukti berkembangnya banyak karya sastra
Keruntuhan
Ø  Terjadi pertentangan antara kaum Brahmana dengan Kertajaya karena melanggar agama dengan meminta disembah, Kemudian Brahmana meminta bantuan kepada Ken Arok
Peristiwa penting
Ø  Kerajaan Kediri diyakini berdiri di tepi Sungai Brantas. Di mana pada masa lalu sungai ini merupakan salah satu pusat transportasi perdagangan nan cukup ramai. Sehingga dengan kondisi ini, Kerajaan Kediri tumbuh dengan pesat sebab didukung adanya fasilitas transportasi nan menyebabkan perdagangan di kerajaan tersebut cukup maju.
7.  Singasari
Corak ekonomi
Ø  Agraris (Singasari berada di sekitar Lembah Sungai Brantas dapat diduga bahwa rakyat Singasari banyak menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Keadaan itu juga didukung oleh hasil bumi yang melimpah sehingga menyebabkan Raja Kertanegara memperluas wilayah terutama tempat-tempat yang strategis untuk lalu lintas perdagangan)
Ø  Maritim(Singasari berada di sekitar Lembah Sungai Brantas dapat diduga bahwa rakyat Singasari banyak menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Keadaan itu juga didukung oleh hasil bumi yang melimpah sehingga menyebabkan Raja Kertanegara memperluas wilayah terutama tempat-tempat yang strategis untuk lalu lintas perdagangan)
Kondisi sosial
Ø  Rakyat Singasari mengalami pasang surut kehidupan sejak zaman Ken Arok sampai masa pemerintahan Wisnuwardhana. Pada masa-masa pemerintahan Ken Arok, kehidupan sosial masyarakat sangat terjamin. Kemakmuran dan keteraturan kehidupan sosial masyarakat Singasari kemungkinan yang menyebabkan para brahmana meminta perlindungan kepada Ken Arok atas kekejaman rajanya
Kejayaan
Ø  Kertanegara, dengan memiliki armada laut dan berhasil mengirimkan pasukan keluar negri
Keruntuhan
Ø  Ketika melakukan pengiriman pasukan mengalami pemberontakan oleh Kertarajasa
Peristiwa penting
Ø  Setelah kematian WisnuWardhana pada 1272, Kerajaan Singasari di pimpin oleh Kertanegara yang berkuasa mulai dari tahun 1972-1292. Landasan kepemimpinan Kertanegara inilah yang menjadi bakal Kerajaan  Majapahit terlahir
8.  Majapahit
Corak ekonomi
Ø  Agraris (Di Pulau Jawa dititikberatkan pada sektor pertanian rakyat yang banyak menghasilkan bahan makanan)
Ø  Maritim (Di kota-kota pelabuhan, seperti Tuban, Gresik, Sedayu, Ujung Galuh, Canggu, dan Surabaya, dikembangkan perdagangan antarpulau dan dengan luar negeri, seperti Cina, Campa, dan India)
Kondisi sosial
Ø  Masa Majapahit aman, damai, dan tenteram. Dalam kitab Negarakrtagama disebutkan bahwa Hayam Wuruk melakukan perjalanan keliling ke daerah-daerah untuk mengetahui sejauh mana kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya. Perlindungan terhadap rakyat sangat diperhatikan
Kejayaan
Ø  Hayan Wuruk dan Gajah Mada, mengadakan hubungan kerjasama dengan kerajaan kecil
Keruntuhan
Ø  Terjadi perang peperangan
Ø  Tidak ada pemimpin yang seperti Hayan Wuruk & Gajah Mada
Ø  Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri
Ø  Munculnya pengaruh islam yang membuat dominasi Majapahit berkurang
Peristiwa penting
Ø  Pemberontakan Lembu Sora adalah Pemberontakan di Kerajaan Majapahit yang terjadi pada tahun 1301 masehi pada masa pemerintahan Sri Kertarajasa. Alasan terjadinya pemberontakan Lembu Sora ialah, karena berlarutnya kejadian Lembu Sora yang menusuk Mahisa Anabrang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengertian,ciri-ciri dan contoh dari sinkronik,diakronik,periodisasi dan kronik

mengenal kerajaan hindu-budha